Senin, 20 April 2015

6 - Akuntansi Komparatif

Akuntansi Komparatif

Akuntansi komparatif adalah akuntansi transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi antar negara yang berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya. Akuntansi Internasional menurut Iqbal, Melcher dan Elmallah (1997) mendefinisikan akuntansi internasional sebagai akuntansi untuk transaksi antar negara, pembandingan prinsip-prinsip akuntansi di negara-negara yang berlainan dan harmonisasi standar akuntansi diseluruh dunia. Akuntansi internasional menjadi semakin penting dengan banyaknya perusahaan multinasional (multinational corporation) atau MNC yang beroperasi diberbagai negara dibidang produksi, pengembangan produk, pemasaran dan distribusi. Di samping itu pasar modal juga tumbuh pesat yang ditunjang dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sehingga memungkinkan transaksi di pasar modal internasional berlangsung secara real time basis.

Ada 8 faktor yang mempengaruhi Akuntansi Internasional :
1.      Sumber Pendanaan
Di negara-negara dengan pasar ekuitas yang kuat, akuntansi memiliki fokus atas seberapa baik manajemen menjalankan perusahaan (profitabilitas) dan dirancang untuk membantu investor menganalisis arus kas masa depan dan risiko terkait. Sebaliknya, dalam sistem berbasis kredit dimana bank merupakan sumber utama pendanaan, akuntansi memiliki fokus atas perlindungan kreditor melalui pengukuran akuntansi yang konservatif.
2.    Sistem Hukum
Dunia barat memiliki dua orientasi besar : hukum kode (sipil) dan hukum umum (kasus). Dalam negara-negara hukum kode, hukum merupakan satu kelompok lengkap yang mencakup ketentuan dan prosedur sehingga aturan akuntansi digabungkan dalam hukum nasional dan cenderung sangat lengkap. Sebaliknya, hukum umum berkembang atas dasar kasus per kasus tanpa adanya usaha untuk mencakup seluruh kasus dalam kode yang lengkap.
3.    Perpajakan
Dikebanyakan negara, peraturan pajak secara efektif menentukan standar karena perusahaan harus mencatat pendapatan dan beban dalam akun mereka untuk mengklaimnya untuk keperluan pajak. Ketika akuntansi keuangan dan pajak terpisah, kadang-kadang aturan pajak mengharuskan penerapan prinsip akuntansi tertentu.
4.    Ikatan Politik dan Ekonomi
5.    Inflasi
Inflasi menyebabkan distorsi terhadap akuntansi biaya historis dan mempengaruhi kecenderungan (tendensi) suatu negara untuk menerapkan perubahan terhadap akun-akun perusahaan.
6.    Tingkat Perkembangan Ekonomi
Faktor ini mempengaruhi jenis transaksi usaha yang dilaksanakan dalam suatu perekonomian dan menentukan manakah yang paling utama.
7.    Tingkat Pendidikan
Standar praktik akuntansi yang sangat rumit akan menjadi tidak berguna jika disalahartikan dan disalahgunakan. Pengungkapan mengenai risiko efek derifatif tidak akan informatif kecuali jika dibaca oleh pihak yang berkompeten.
8.    Budaya
Empat dimensi budaya nasional menurut Hofstede : individualisme, jarak kekuasaan, penghindaran ketidakpastian dan maskulinitas.

Teori Keunggulan Komparatif (Theory of Comparative Advantage)

Merupakan teori yang dikemukakan oleh David Ricardo. Menurutnya, perdagangan internasional terjadi bila ada perbedaan keunggulan komparatif antarnegara. Ia berpendapat bahwa keunggulan komparatif akan tercapai jika suatu negara mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak dengan biaya yang lebih murah daripada negara lainnya. Sebagai contoh, Indonesia dan Malaysia sama-sama memproduksi kopi dan timah. Indonesia mampu memproduksi kopi secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi timah secara efisien dan murah. Sebaliknya, Malaysia mampu dalam memproduksi timah secara efisien dan dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi kopi secara efisien dan murah. Dengan demikian, Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi dan Malaysia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi timah. Perdagangan akan saling menguntungkan jika kedua negara bersedia bertukar kopi dan timah.
Dalam teori keunggulan komparatif, suatu bangsa dapat meningkatkan standar kehidupan dan pendapatannya jika negara tersebut melakukan spesialisasi produksi barang atau jasa yang memiliki produktifitas dan efisiensi tinggi.

Sumber :

Soal Dan Jawaban
1.        Akuntansi komparatif adalah... Jawaban : A
a.       Akuntansi transaksi internasional
b.      Akuntansi dalam negeri
c.       Akuntansi nasional
d.      Salah semua
2.        Akuntansi internasional sebagai akuntansi untuk transaksi antar negara, pembandingan prinsip-prinsip akuntansi di negara-negara yang berlainan dan harmonisasi standar akuntansi diseluruh dunia merupakan definisi yang diungkapkan oleh? Jawaban : C
a.       Paul Grady
b.      Wilkinson dan Cerullo
c.       Iqbal, Melcher dan Elmallah
d.      Warren dkk
3.        Faktor yang mempengaruhi akuntansi internasional adalah... Jawaban : C
a.       Barang dan jasa
b.      Auditor
c.       Sistem hukum
d.      Infrastruktur
4.        Teori yang dikemukakan oleh David Ricardo dalam akuntansi komparatif adalah... Jawaban : D
a.       Teori Keunggulan Informatif
b.      Teori Akuntansi Komparatif
c.       Teori Keunggulan Internasional
d.      Teori Keunggulan Komparatif
5.        Sumber pendanaan, perpajakan dan budaya merupakan faktor dari? Jawaban : A
a.       Akuntansi Internasional
b.      Akuntansi Komparatif
c.       Akuntansi dalam Perspektif Global
d.      Akuntansi Pajak




Tidak ada komentar:

Posting Komentar