Senin, 20 April 2015

7 - Konvergensi Akuntansi

KONVERGENSI AKUNTANSI

Indonesia memutuskan untuk berkiblat pada Standar Pelaporan Keuangan Internasional atau IFRS. Konvergensi akuntansi Indonesia ke IFRS perlu didukung agar Indonesia mendapatkan pengakuan maksimal. Pengakuan maksimal ini didapat dari komunitas internasional yang sudah lama menganut standar ini. Jurang pemisah terdalam PSAK dengan IFRS telah teratasi yaitu dengan diperbolehkannya penggunaan nilai wajar (fair value) dalam PSAK.
Mengapa harus mengadopsi International Financial Reporting Standards (IFRS) ? dengan mengadopsi IFRS, Indonesia akan mendapatkan manfaat dari meningkatnya kredibilitas pasar modal Indonesia dimata investor global, meluasnya pasar investasi lintas batas negara dan meningkatkan efisiensi alokasi modal. teknologi informasi yang berkembang pesat telah mengubah lingkungan pelaporan keuangan. kemajuan ini membawa jutaan investor (jika tidak milyaran) ke lantai pasar modal di seluruh penjuru dunia. Antusiasme para investor tidak akan terhalangi oleh batasan negara, misal : Investor dari Amerika bisa dengan mudah berinvestasi di Eropa atau Singapura atau bahkan di Indonesia. Bukan hanya investor dan analis yang membutuhkan informasi seperti ini, melainkan juga dibutuhkan oleh stakeholder lainnya. Upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas IFRS akan melindungi investor dalam negeri, karena dengan penerapan standar internasional akan meningkatkan kepercayaan internasional untuk investasi di Indonesia.
Konvergensi IFRS ke dalam PSAK akan berdampak besar bagi dunia usaha, terutama dari sisi pengambilan kebijakan perusahaan yang didasarkan kepada data-data akuntansi. Suatu perusahaan akan memiliki daya saing yang lebih besar ketika mengadopsi IFRS dalam laporan keuangannya. Selain itu, dengan mengimplementasikan IFRS, perusahaan akan menikmati biaya modal yang lebih rendah. Juga konsolidasi yang lebih mudah dan sistem teknologi informasi yang terpadu.
Ada sejumlah organisasi internasional yang berperan penting dalam konvergensi akuntansi, di samping International Accounting Standard Board (IASB) yaitu :
-          Europe Commission (EC)
-          International Organization of Securities Commission (IOSCO)
-          International Federation of Accountants (IFAC)

7 Manfaat penerapan IFRS :
1.      Meningkatkan kualitas standar akuntansi keuangan (SAK)
2.      Mengurangi biaya SAK
3.      Meningkatkan kredibilitas dan kegunaan laporan keuangan
4.      Meningkatkan komparabilitas pelaporan keuangan
5.      Meningkatkan transparansi keuangan
6.      Menurunkan biaya modal dengan membuka peluang penghimpunan dana melalui pasar modal
7.      Meningkatkan efisiensi penyusunan laporan keuangan

Strategi DSAK dalam Proses Konvergensi
Keputusan DSAK (Dewan Standar Akuntansi Keuangan) saat ini adalah mendekatkan PSAK dengan IAS/IFRS dengan membuat 2 strategi :
a.       Strategi Selektif
Dilakukan dengan 4 target yaitu mengindentifikasi standar-standar yang paling penting untuk diadopsi seluruhnya, menentukan batas waktu penerapan standar yang diadopsi, melakukan adopsi standar selebihnya yang belum diadopsi sambil merevisi standar yang telah ada dan melakukan konvergensi proses penyusunan standar dengan IASB.
b.      Strategi Dual Standard
Menerjemahkan seluruh IFRS sekaligus dan menetapkan waktu penerapannya bagi listed companies.

Penerapan kedua strategi tersebut harus mempertimbangkan 5 hal sebagai berikut :
1.      Konvergensi standar dan proses konvergensi itu sendiri
2.      Ketersediaan dana untuk penejemahan standar persediaan dana untuk penerjemahan standar
3.      Ketentuan perundang-undangan di Indonesia
4.      Sosialisasi standar dan peluang “moral hazards” dalam penyusunan laporan keuangan
5.      Ketersediaan sumber daya manusia
Sumber :

Soal Dan Jawaban
1.      Apa kepanjangan dari IFRS? Jawaban : B
a.       International Finance Reporting Standards
b.      International Financial Reporting Standards
c.       Institute Financial Reporting Standards
d.      International Financial Report Standards
2.      Organisasi internasional yang berperan penting dalam konvergensi akuntansi adalah... Jawaban : D
a.       Europe Commission (EC)
b.      International Organization of Securities Commission (IOSCO)
c.       International Federation of Accountants (IFAC)
d.      Semua jawaban benar
3.      Yang bukan merupakan 7 manfaat penerapan IFRS ialah... Jawaban : A
a.       Menaikkan biaya modal dengan membuka peluang penghimpunan dana melalui pasar modal
b.      Meningkatkan kredibilitas dan kegunaan laporan keuangan
c.       Meningkatkan efisiensi penyusunan laporan keuangan
d.      Meningkatkan kualitas standar akuntansi keuangan (SAK)
4.      2 strategi yang dibuat DSAK adalah... Jawaban : C
a.       Strategi standar dan strategi reguler
b.      Strategi informatif dan strategi dual standard
c.       Strategi selektif dan strategi dual standard
d.      Semua salah
5.      Penerapan kedua strategi tersebut harus mempertimbangkan hal di bawah ini, kecuali? Jawaban : D
a.       Konvergensi standar dan proses konvergensi itu sendiri
b.      Ketentuan perundang-undangan di Indonesia
c.       Sosialisasi standar dan peluang “moral hazards” dalam penyusunan laporan keuangan

d.      Ketersediaan sumber daya alam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar