Selasa, 21 April 2015

10. AUDITING

AUDITING

Secara umum auditing adalah suatu proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi, dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta penyampaian hasil-hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.
Auditing ditinjau dari sudut profesi akuntan publik, auditing adalah pemeriksaan (examination) secara objektif atas laporan keuangan suatu perusahaan atau organisasi lain dengan tujuan untuk menentukan apakah laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan atau organisasi tersebut.

Tipe atau Klasifikasi Audit
Secara umum digolongkan menjadi 3, yaitu :
1.      Audit Laporan keuangan (Financial Statement Audit)
Audit yang dilakukan oleh auditor independen terhadap laporan keuangan yang disajikan oleh kliennya untuk menyatakan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut.
2.      Audit Kepatuhan (Compliance Audit)
Audit yang tujuannya untuk menentukan apakah yang diaudit sesuai dengan kondisi atau peraturan tertentu. Hasil audit dilaporkan kepada pihak yang berwenang membuat kriteria. Audit kepatuhan banyak dijumpai dalam pemerintahan.
3.      Audit Operasional (Operational Audit)
Merupakan review secara sistematik kegiatan organisasi atau bagian daripadanya, dalam hubungannya dengan tujuan tertentu.
Tujuan audit operasional :
a.       Mengevaluasi kinerja
b.      Mengidentifikasi kesempatan untuk peningkatan
c.       Membuat rekomendasi untuk perbaikan atau tindakan lebih lanjut

Tipe Auditor
1.      Auditor Independen
Auditor profesional yang menyediakan jasanya kepada masyarakat umum, terutama dalam bidang audit atas laporan keuangan yang dibuat oleh kliennya. Syarat berpraktik, seseorang harus memenuhi persyaratan pendidikan dan pengalaman kerja tertentu (lulus jurusan akuntansi fakultas ekonomi atau mempunyai ijazah yang disamakan, telah mendapat gelar akuntan dari Panitia Ahli Pertimbangan Ijazah Akuntan dan mendapat izin praktik dari Menteri Keuangan).
2.      Auditor Pemerintah
Auditor profesional yang bekerja di instansi pemerintah yang tugas pokoknya melakukan audit atas pertanggungjawaban keuangan yang disajikan oleh unit-unit organisasi atau entitas pemerintahan atau pertanggungjawaban keuangan yang ditujukan kepada pemerintah. Yang dimaksud adalah auditor yang bekerja di BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), serta instansi pajak BPKP adalah instansi pemerintah yang bertanggungjawab langsung kepada presiden RI dalam bidang pengawasan keuangan dan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah. Tugasnya melaksanakan audit atas laporan keuangan instansi pemerintahan, proyek-proyek pemerintah, BUMN, BUMD, proyek pemerintah dan perusahaan-perusahaan swasta yang pemerintah mempunyai penyertaan modal yang besar di dalamnya. BPK adalah lembaga tinggi negara yang tugasnya melakukan audit atas pertanggungjawaban keuangan Presiden RI dan aparat di bawahnya kepada DPR. Instansi pajak adalah unit organisasi di bawah Departemen Keuangan yang tugas pokoknya adalah mengumpulkan beberapa jenis pajak yang dipungut oleh pemerintah.
3.      Auditor Intern
Auditor yang bekerja dalam perusahaan (negara maupun swasta), tugasnya menentukan apakah kebijakan dan prosedur yang ditetapkan oleh manajemen puncak telah dipatuhi, menentukan baik atau tidaknya penjagaan terhadap kekayaan organisasi, menentukan efisiensi dan efektifitas prosedur kegiatan organisasi, serta menentukan keandalan informasi yang dihasilkan oleh berbagai bagian organisasi.

Hirarki Auditor Dalam Kantor Akuntan Publik
1.      Partner (rekan)
Menduduki jabatan tertinggi dalam perikatan audit, bertanggungjawab atas hubungan dengan klien, bertanggungjawab secara menyeluruh mengenai auditing. Partner menandatangani laporan audit dan management letter dan bertanggungjawab terhadap penagihan fee audit dari klien.
2.      Manajer
Bertindak sebagai pengawas audit, bertugas untuk membantu auditor senior dalam merencanakan program audit dan waktu audit, me-review kertas kerja, laporan audit dan management letter.
3.      Auditor Senior
Bertugas untuk melaksanakan audit, bertanggungjawab untuk mengusahakan biaya audit dan waktu audit sesuai dengan rencana, bertugas untuk mengarahkan dan me-review pekerjaan audit junior.
4.      Audit Junior
Melaksanakan prosedur audit secara rinci, membuat kertas kerja untuk mendokumentasikan pekerjaan audit yang telah dilaksanakan.

Timbul Dan Berkembangnya Profesi Akuntan Publik
Timbul dan berkembangnya profesi akuntan publik di suatu negara adalah sejalan dengan berkembangnya perusahaan dan berbagai bentuk badan hukum perusahaan di negara tersebut. Jika perusahaan berskala kecil dan masih menggunakan modal pemiliknya sendiri untuk membelanjai usahanya, jasa audit belum diperlukan. Begitu juga jika sebagian besar perusahaan berbadan hukum selain PT, jasa audit profesi akuntan publik belum diperlukan. Dalam perkembangan usahanya, baik perusahaan perseorangan maupun berbagai perusahaan berbentuk badan hukum yang tidak dapat menghindarkan diri dari penarikan dana dari pihak luar (pinjaman dari kreditur). Pihak luar perusahaan memerlukan informasi yang disajikan oleh manajemen dalam laporan keuangan yang andal. Dengan demikian manajemen perusahaan memerlukan jasa pihak ketiga agar pertanggungjawaban keuangannya kepada pihak luar dapat dipercaya. Perkembangan pasar modal Indonesia diwarnai dengan meningkatnya jumlah perusahaan yang menjual sahamnya di pasar modal. perkembangan pasar modal Indonesia merupakan pendorong berkembangnya profesi akuntan publik di Indonesia.

Jasa yang Dihasilkan Profesi Akuntan Publik
Jasa yang dihasilkan oleh profesi akuntan publik dapat dikelompokkan ke dalam 3 jenis jasa :
1.      Jasa Assurance
Jasa profesional independen yang meningkatkan mutu informasi bagi pengambil keputusan. Contoh : jasa audit, prakiraan keuangan, tentang pengendalian website (di masa depan).
2.      Jasa Atestasi
Atestasi adalah suatu pernyataan pendapat atau pertimbangan orang yang independen dan kompeten tentang apakah asersi suatu entitas sesuai, dalam semua hal material, dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Jasa atestasi profesi akuntan publik dapat dibagi menjadi 4 :
a.       Audit
b.      Pemeriksaan (Examination)
c.       Review
d.      Prosedur yang disepakati (agreed-upon procedurs)
3.      Jasa Non Assurance
Jasa yang di dalamnya tidak memberikan suatu pendapat, keyakinan negatif, ringkasan temuan atau bentuk lain keyakinan, contoh : jasa kompilasi, jasa perpajakan, jasa konsultasi.
Standar Profesional Akuntan Publik
1.      Standar Auditing
2.      Standar Atestasi
3.      Standar Jasa Akuntansi dan Review
4.      Standar Jasa Konsultasi
5.      Standar Pengendalian Mutu

Sumber :

Soal dan Jawaban
1.      Audit secara umum digolongkan menjadi 3, kecuali? Jawaban : A
a.       Audit Perusahaan
b.      Audit Laporan Keuangan
c.       Audit Kepatuhan
d.      Audit Operasional
2.      Tujuan audit operasional adalah... Jawaban : D
a.       Mengevaluasi kinerja
b.      Mengidentifikasi kesempatan untuk peningkatan
c.       Membuat rekomendasi untuk perbaikan atau tindakan lebih lanjut
d.      Semua benar
3.      Auditor profesional yang menyediakan jasanya kepada masyarakat umum, terutama dalam bidang audit atas laporan keuangan yang dibuat oleh kliennya adalah pengertian dari... Jawaban : C
a.       Auditor Pemerintah
b.      Auditor Intern
c.       Auditor Independen
d.      Semua salah
4.      ... menandatangani laporan audit dan management letter dan bertanggungjawab terhadap penagihan fee audit dari klien. Jawaban : B
a.       Manajer
b.      Partner
c.       Auditor Senior
d.      Auditor Junior
5.      Suatu pernyataan pendapat atau pertimbangan orang yang independen dan kompeten tentang apakah asersi suatu entitas sesuai, dalam semua hal material, dengan kriteria yang telah ditetapkan merupakan pengertian dari... Jawaban : A
a.       Atestasi
b.      Asersi
c.       Auditing
d.      Partner


Tidak ada komentar:

Posting Komentar